Pernahkan kau berada dalam kondisi berbicara kepada orang tuamu kikuknya melebihi pembicaraanmu kepada orang yang baru kau temui?
Pernahkah kau merasa orang tuamu begitu jauh, meski ia ada di pelupuk matamu?
Pernahkah pandanganmu tentang kebaikan berbeda dengan pandangan orang tuamu?
Pernahkah engkau merasakan seperti broken home padahal keluargamu baik-baik saja?
Ketika segalanya seperti di persimpangan yang rumit dan membingungkan.
Padahal telah ditegaskan bahwa ridho Allah tergantung ridho orang tua.
Namun kebaikan yang telah kita rasakan dan usahakan tak bisa diabaikan jua.
Ketika kau diam tapi segalanya hanya terus memburuk. Ketika kau berusaha bicara namun justru dianggap melawan.
Lika-liku perjuangan ini mungkin salah satu yang terumit, namun ironisnya sejauh ini diriku hanya berkutat pada masalah-masalah pribadi, masalah-masalah dunia yang tak kunjung selesai.
Apapun itu, cintaku pada orang tua takkan berkurang, jikapun harus terungkap dalam do'a saja.
Jika ada usia yang lebih panjang, semoga cepat atau lambat ada masa bagi kita untuk saling mendukung dalam dakwah, cinta dan kehidupan.
Semoga Mekkah menjadi awal jalan cinta kita yang baru yang lebih baik.
#Seri Curhat Tengah Malam
Powered by Telkomsel BlackBerry®
mau ngapain gua yah?
Copyright (c) 2010 The blog of Dude person. Design by WP Themes Expert
Blogger Templates by SEO Services.
Blogger Templates by SEO Services.
0 comments:
Post a Comment