Pages

mencintai meski tidak terlahir untuk sepakbola

HI FRIEND!!




Sepakbola, pada dasarnya hanyalah sebuah permainan yang dimainkan oleh beberapa orang yang menendang-nendang benda bundar yang dapat memantul. Sangat sederhana, namun karena keserhanaannya itu lah banyak sekali orang menyukai bahkan mencintai sepakbola. Karena dibalik kesederhanaan itu juga terdapat kebersamaan, persaingan, seni dan bahkan taktik strategi.
Sepakbola dapat dimainkan oleh siapa saja, tidak peduli miskin atau kaya, pintar atau bodoh semua membaur dalam lapangan sepakbola. Namun tidak enak rasanya memainkan sepakbola tanpa persaingan yang sengit. Di sinilah sisi sepakbola yang tidak bisa dimainkan semua orang. Untuk bersaing dalam sepakbola seseorang itu harus memiliki keterampilan olah bola yang mumpuni dan tentu saja fisik yang mendukung. Untuk keterampilan olah bola masih dapat dilatih, namun tidak dengan kemampuan fisik. Hal itulah yang sangat saya rasakan hingga kini, bentuk fisik kaki yang agak lengkung tidak seperti laki-laki yang lain ditambah postur yang sangat kurus menyulitkan saya dalam bersaing dalam sepakbola. Namun itu bukanlah menjadi alasan saya untuk berhenti mencintai sepakbola, sungguh cinta saya pada sepakbola adalah cinta tak bersyarat *ehem-ehem
Meskipun tidak bercita-cita menjadi pemain sepakbola namun sepakbola tetaplah penting dalam bersosialisasi, terlihat saat ini orang2 tidak bisa lepas dari sepakbola. Saat minimnya lapangan sepakbola rumput, kini orang2 banyak beralih ke lapangan futsal terutama untuk kebutuhan silaturahmi
Sebenarnya banyak sekali pemain kelas dunia yang bisa dibilang “tidak terlahir untuk sepakbola” namun akhirnya sukses menjadi pemain kelas dunia. Messi adalah contoh paling populer, Messi dahulu terancam menjadi orang cebol yg tentu saja membuatnya akan sulit bersaing terlebih di benua eropa yang pemainnya memiliki postur tubuh yang tinggi2. Namun Messi tidak patah arang, ia terus bermain sepakbola, mengasah keterampilan ajaibnya. Ya potensi bermain sepakbola Messi tentu tidak akan muncul dan terlihat oleh orang lain jika Messi kecil pesimistis dengan postur tubuhnya.
sepakbola adalah hal yang tidak terpisahkan dalam hidup saya, mulai dari poster di kamar yg semuanya bergambar tim sepakbola, game tradisional sepakbola dari kertas, playstation gamenya sepakbola sampai tentunya dengan permainan sepakbola yang aslinya, baik sepakbola lapangan rumput maupun futsal. Saya mulai mengenal sepakbola tahun 2000 namun baru mulai mencintainya saat piala Dunia Korea-Jepang 2002. Saat itu setiap saat semua orang membicarakan sepakbola, televisi pemegang hak siar pun sangat intens menayangkan acara2 berbau world cup 2002. Mulai dari suka menonton pertandingan sepakbola itu akhirnya kaki saya ‘gatal’ juga untuk ikut bermain sepakbola dengan teman2.
Seiring dengan seringnya saya bermain tentu semakin luas juga pergaulan saya, saat kecil dulu saya punya ciri khas permainan rap-rap sedang semboyan “bola bisa lewat tapi kaki jangan sampai lewat”. Banyak kenangan indah tentang cinta saya pada sepakbola, namun sebenarnya lebih banyak kenangan pahitnya, karena ketikmampuan saya itu dalam bersaing dalam sepakbola dan memang cap “pecundang” yang diberikan setiap orang kepada saya sejak kecil. hingga akhirnya saya menemukan moment kebangkitannya saat SMP seperti yg saya tulis pada artikel terdahulu. Sampainya saya pada tim Saat SMP yang akhirnya bisa membuat saya bersaing dalam sepakbola itu tidak lain karena cinta tak bersyarat saya pada sepakbola, cinta yang membuat saya tidak pernah berhenti bermain sepakbola meskipun dengan segala keterbatasan saya. Yang membuat saya selalu senantiasa semangat dalam bermain sepakbola..
Cinta pada sepakbola adalah hal yang sangat positiv, karena kita dapat menempa fisik kita agar selalu kuat, kita dapat bersosialisasi pada siapa saja yang menjadi kawan maupun lawan di lapangan. Sementara dalam hal menonton sepakbola sebenarnya kita bisa manfaatkan sambil sholat tahajjud saat nonton bola dini hari, dengan catatan sebelum menonton kita harus istirahat yang cukup dahulu agar kita tidak memdzalimi tubuh dan mata kita sendiri. Jadi mencintai sepakbola juga harus diarahkan pada hal-hal positiv, jangan sampai seperti sekarang yang membuat sepakbola yang hukumnya mubah bisa menjadi haram..

#ceritaOom Fauzil

1.Beberapa hal menyakitkan saat lulus SMK sempat membuat sy kehilangan antusiasme dlm berorganisasi dan setengah hati dlm kuliah

2.Setahun lbh dpt tekanan smpt membuat jiwa organisasi sy mati, namun kmudian timbul sebuah asa baru dr kampus

3.Sy terharu pd para senior yg begitu percaya pd kemampuan sy. Pdhal sy sgt pasif d kampus berkaitan dg hal td

4. Terus terang sy tdk pernah bangga kuliah d sni, tp melihat semangat para senior sy jd sadar bhwa kebanggan itu dpt dibangun

5. Membangun dgn aksi nyata dr diri kita sendiri (termasuk berorganisasi), sehingga kampus pun jg akan bangga pd kita

6.Mengapa antusiasme dlm organisasi sy anggap sbg asa utk bangkit? Krn dg berorganisasilah seorg mhsiswa akan sukses

7.Tdk benar jk menjadi aktivis kampus mmbuat kuliah menjadi terbengkalai.
Kenyataannya byk mahasiswa brprestasi adl aktivis kampus

8. Diantara para aktivis kampus brprestasi, yg prnah sy temui lgsung adl Danang AP. Slide motivasinya sudah sgt terkenal

9.Justru byk mereka yg pasif dlm organisasi kampus cenderung terjebak dlm hal2 tdk berguna, sehingga merusak kuliah

10.Kegiatan organisasi tdk kalah penting dr pelajaran di kampus. Krn d sna jg byk hal yg tdk dpt dipelajari di dunia luar

11.Dg berorganisasi kt bsa bljar pola fikir yg lbh dewasa, memecahkan masalah scra terstruktur dan membangun "link"

12.Dg berorganisasi kt jd kenal byk senior maupun junior yg kelak bsa jd tmpt konsultasi kt ttg mslah2 perkuliahan

13.Msh byk lagi manfaat berorganisasi. So, masihkah anda mau mnjadi mhsiswa kupu-kupu(kuliah-pulang-kuliah-pulang)

14.Jk alasan pulang adl utk bekerja, brarti anda prlu melihat slide dr Danang AP ttg bagaimana ia mengatur waktu kuliah,kerja,aktivis

15.satu cttan: jk ingin mencari pengalaman kerja saat kuliah. Mka anda harus kuliah sambil kerja, bukan kerja sambil kuliah

16.Demikian cerita dr saya. Semoga bermanfaat

Follow me: @OmFauzil
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT